Profil SMAN 9 Batam

Spread the love

SMA Negeri 9 terletak digugusan Kepulauan Batam, tepatnya di Pulau Karas. Wilayahnya termasuk ke dalam Pemerintahan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.  Gugusan pulau-pulau di Batam mempunyai prospek perikanan yang baik untuk dikembangkan, baik berupa penangkapan ikan, budidaya perikanan maupun budidaya biota laut lainnya.

Jumlah penduduk di Pulau Karas adalah 4.383 jiwa, terdiri dari laki-laki 2.171 jiwa dan perempuan 2.272 jiwa. Sedangkan jumlah rumah tangga ada sebanyak 2.545 keluarga.

Untuk pengembangan wilayah, transportasi laut memang sangat strategis dan dibutuhkan, namun sarana ini relatif mahal dan kurang memadai. Kondisi jalan darat hanya berupa jalan lingkungan.

Dalam bidang pendidikan sudah terdapat sekolah dari SD, SMP, dan SMA.  Mutu pendidikan pada umumnya masih rendah. Rendahnya pendidikan ini berkaitan erat dengan mata pencaharian penduduk yang sebagian besar adalah nelayan (85,25%) .

Keadaan Sekolah, Sarana dan Prasarana, Tanah dan Halaman

Tanah sekolah belum sepenuhnya milik negara.  Hal ini disebabkan belum adanya Sertifikat Kepemilikan tanah.  Untuk kejelasan status kepemilikan, maka seharusnya Kepala Sekolah bekerja sama dengan Komite Sekolah dan Dinas Pendidikan mengurus Sertifikat Kepemilikan Lahan sekolah.    Luas areal seluruhnya 8.300 m2. Pada halaman depan sekolah terdapat 3 pintu gerbang  masuk sekolah dan dipagar  sepanjang 75 m.  Pada halaman belakang sekolah terdapat lapangan Volley, takraw, dan footsal, dan tidak ada pagar permanen.

Visi SMAN 9 Batam

Berdasarkan hasil musyawarah dari seluruh komponen sekolah, maka segenap sivitas akademik SMA Negeri 9 Batam sepakat mengarahkan visi sekolah pada : Mewujudkan sumber daya manusia yang produktif dan berprestasi berdasarkan iman dan taqwa dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi..

Visi ini diharapkan tidak terlalu jauh dengan harapan segenap sivitas akademika. Namun keluarga besar SMA Negeri 9 Batam pada tahun 2018/2019 ini tetap memegang komitmen ingin menjaga kualitas dengan memberikan layanan terbaik.

Misi SMA Negeri 9 Batam

Untuk mencapai VISI tersebut, SMA Negeri 9 Batam mengembangkan misi sebagai berikut:

  1. Melaksanakan Pembelajaran dan bimbingan sesama efektif, sehingga setiap siswa berkembang secara optimal.
  2. Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada warga sekolah.
  3. Menumbuhkan penghayatan terhadap norma agama dan budaya bangsa sehingga menjadi sumber kearifan dalam kehidupan.
  4. Menumbuhkan suasana akrab teknologi dalam menghadapi tantangan global.
  5. Mewujudkan kebebasan dalam berprestasi dan berkreasi.
  6. Mampu mengoptimalkan peran serta orang tua dan masyarakat.

Tujuan SMA Negeri 9 Batam

Tujuan sekolah sebagai bagian dari tujuan pendidikan nasional adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Secara lebih rinci tujuan SMA Negeri 9 Batam, Kota Batam, Propinsi Kepulauan Riau adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan pengetahuan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi dan mengembangkan diri sejalan dengan pekembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya.
  2. Memberikan bekal yang memadai kepada peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan pada  jenjang yang lebih tinggi.
  3. Memberikan pengetahuan life skill kepada peserta didik yang tidak dapat langsung melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.
  4. Menciptakan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan yang berkelanjutan berdasarkan norma dasar kehidupan yang meliputi kebersamaan, keterbukaan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian lingkungan hidup dan sumber daya alam.
  5. Memberikan ruang seluas-luasnya tumbuhnya kreativitas peserta didik melalui pembiasaan gerkan literasi sekolah pada awal tatap muka setiap harinya.

Sedangkan secara khusus, sesuai dengan visi dan misi sekolah, serta tujuan pendidikan SMA Negeri 9 Batam Pada akhir tahun pelajaran 2018/2019 sekolah adalah mengantarkan peserta didik untuk :

  1. Memperoleh peningkatan Nilai Ujian Nasional (gain score achievement) 0.1 (misalnya dari 8.0 menjadi 8.1);
  1. Mengoptimalkan proses pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centered learning), antara lain CTL,

PAIKEM, SETS, serta layanan bimbingan dan konseling;

  1. Melestarikan budaya daerah melalui muatan lokal pengolahan hasil laut dan pendidikan seni budaya;
  2. Menjadikan peserta didik memiliki kesadaran terhadap kelestarian lingkungan hidup dan menjaga kebersihan lingkungan serta memiliki kepedulian memlihara dan mengadakan penghijauan lingkungan sekolah dan sekitarnya ;
  3. Memiliki jiwa cinta tanah air yang diinternalisasikan melalui semua mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan;
  4. Meraih kejuaraan dalam beberapa cabang olah raga dan seni di tingkat kota , provinsi, nasional, dan internasional;
  5. Mengembangkan sikap toleransi antar umat beragama dan tekun melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya.

Keadaan Tanah Sekolah SMA Negeri 9 Batam 

Keadaan Gedung Sekolah SMA Negeri 9 Batam

Luas Bangunan

:   1.937 m2
Ruang Kepala Sekolah :   1    Baik
Ruang TU :   1    Baik
Ruang Guru :   1    Baik
Ruang Kelas :   5    Baik
Ruang Lab. IPA :   –    Baik
Ruang Lab. Komputer :   1   Baik
Ruang Perpustakaan :   1    Baik
Ruang Serba Guna :   –    Baik
Musholla :   –    Baik
Ruang Osis :   –    Baik

Ruang Olahraga

:   –    Baik

Anggaran dana sekolah berasal dari dana pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pusat. Peserta didik tidak dikenai biaya iuran per bulan.

Personil Sekolah

SMA Negeri 9 Batam didirikan pada tahun 2003. Pimpinan sekolah yang pernah bertugas di SMA Negeri 9 Batam  sejak awal berdirinya (2003) adalah:

NAMA
PERIODE TUGAS
1.   Indelan Rufai, S.Pd Tahun 2003 s/d  2007
2.   Syafnir, S.Pd Tahun 2007 s/d 2008
3.   Syahrial, S.Pd Tahun 2008 s/d 2010
4.   Abdul Rahman, S.Pd Tahun 2010 s/d 2015
5.   Rofiuddin, S.Pd Tahun 2015 s/d 2016
6.   Partono,S.Pd Tahun 2016 s/d sekarang

Jumlah seluruh  personil sekolah ada sebanyak 17 orang, terdiri atas guru 12 orang, karyawan tata usaha 3 orang, Penjaga Sekolah  orang dan Petugas Kebersihan Sekolah 1 orang.

Keadaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan  SMA Negeri 9 Batam

NO
NAMA/NIP
PANGKAT/GOL
MATA
PELAJARAN
KET
1 PARTONO, S.Pd

NIP.197104182005021003

Penata Tk.I /IIId BAHASA INGGRIS PNS
2 ZAKIAH FAUZI, S.Pd

NIP. 197206042003122006

Penata Tk.I  /IIId GEOGRAFI

SOSIOLOGI

PNS
3 FARI  WARMAN, S.Pd

NIP. 198308192009031001

Penata Muda Tk. I /IIIb PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PNS
4 NOFRIZA, S.Pd

NIP. 198111302009032002

Penata Muda Tk. I /IIIb SENI BUDAYA PNS
5 RUDIANTO,S., S.Pd

NIP. 198111042010011005

Penata Muda Tk. I /IIIb BAHASA INDONESIA

 

 

PNS

6 SONY HERLAMBANG, S.Pd

NIP. 197504072010011006

Penata Muda Tk. I /IIIb PENJASKES PNS
7 MARMIATUN, S.Pd

NIP. 197902072010012008

Penata Muda Tk. I /IIIb EKONOMI

 

PNS
8 YULIANTO ADHI D L, S.Pd

NIP. 199207192015031001

Penata Muda /IIIa BAHASA INDONESIA

PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

PNS
9 BUZAR, S.PdI AGAMA ISLAM

SOSIOLOGI

HONOR PROV.
10 S. HANAFI, S.Pd

 

SEJARAH

SEJARAH INDONESIA

HONOR PROV.
11 NUR LAELIYAH, S.Pd MATEMATIKA HONOR PROV.
12 INDRA MASTUTI, S.Ag AGAMA ISLAM HONOR PROV.
13 AGUSTINA, A.Md TU

 

HONOR PROV.
14 SELAMAT

NIP. 196104211992031009

Penata Muda /IIIa KA. TU  

PNS

15 JAMILAH   TU HONOR PROV.
16 YASIN   Petugas Kebersihan Sekolah HONOR PROV.
17 M HAFIZ   Penjaga Sekolah HONOR PROV.

Dari sejumlah guru, hanya 80% yang berstatus guru PNS. Sisanya  20 %  tenaga honorer Provinsi.

Jumlah peserta didik

Jumlah peserta didik  pada tahun pelajaran 2018/2019 seluruhnya berjumlah  124 siswa. Persebaran jumlah peserta didik antar kelas merata. Peserta didik di kelas X ada sebanyak 2 rombongan belajar. Peserta didik  di Kelas XI ada  1 rombongan belajar dan Kelas XII masing-masing ada  2 rombongan belajar.

Hampir 95%peserta didik berasal dari pulau Karas sendiri, dan 5 % dari pulau sekitarnya, Pulau Mubud, Pulau Sembur, Pulau Abang. Mereka tinggal di Pulau Karas dengan cara kos/numpang saudara dan pulang seminggu sekali.  Biasanya, setelah aktivitas pengembangan diri di sekolah pada hari Sabtu, mereka pulang ke rumah orang tua masing-masing dan kembali pada hari Minggu sore.

Jumlah Peserta Didik Tahun 2018/2019

Kelas
Jumlah
Jumlah
Laki-laki Wanita
X-IPS 22 20 42
XI-IPS 18 20 38
XII-IPS 17 37 44
JUMLAH 57 77 127

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *