GGD Bintan dan GGD Kepri Berkolaborasi dalam Kegiatan MeAN

Spread the love

Mapur, 20 Maret 2019. Setelah beberapa waktu lalu rekan-rekan GGD Kab. Karimun melaksanakan MeAN, kini para Guru Garis Depan (GGD) penempatan Kab. Bintan dan Kepulauan Riau yang juga merupakan alumni dari program SM-3T pun telah berhasil menyelenggarakan kegiatan serupa.

Mengedukasi Anak Negeri (MeAN) merupakan salah satu program kerja yang telah diusung oleh Yayasan Masyarakat SM-3T Institut (MSI) yang diturunkan ke setiap Bascare Alumni SM-3T di kabupaten dan provinsi se-Indonesia. Salah satunya, basecare yang ada di Kab. Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan khususnya yang ada di daerah 3T, sebanyak 17 GGD Kabupaten Bintan dibantu oleh 7 GGD Provinsi Kepulauan Riau menginisiasi kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MeAN).

Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 004 Bintan Pesisir, Kec. Bintan Pesisir, Kab. Bintan, Prov. Kepulauan Riau. Tema kegiatan MeAN yang diusung oleh rekan-rekan GGD Bintan, Kepri adalah “Membangun Karakter Hidup Bersih dan Sehat.”

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, guru-guru, dan Kepala SDN 004 Bintan Pesisir. Selain itu, rekan-rekan GGD Kepulauan Riau pun ikut andil dalam mensukseskan acara tersebut. Mendatangkan juga narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bintan.

Kegiatan MeAN dibuka oleh Pak Yovi selaku ketua pelaksana dan Kepala SDN 004 Bintan Pesisir selaku tuan rumah.

Kegiatan pertama adalah pengenalan lingkungan hidup dan pemanfaatan barang-barang bekas yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup. Dilanjutkan dengan kegiatan outdoor yang terbagi menjadi beberapa pos.

Pos 1, cap dan tanda tangan. Di pos ini anak-anak diberikan pengetahuan terkait cara membersihkan tangan yang baik dan benar. Kemudian, mereka mengecap dan memberikan tanda tangan ke selembar kain putih yang sudah disediakan panitia dengan menuliskan cita-cita mereka.

Pos 2, gigi sehat. Di pos ini panitia memperagakan bagaimana cara menggosok gigi yang benar kepada anak-anak.

Pos 3, memilah sampah. Anak-anak akan diberikan pemahaman tentang memilah sampah. Mana sampah yang organik dan anorganik.

Pos 4, kekompakan tim. Di pos ini anak-anak dalam satu timnya harus bisa bekerja sama untuk memasukan kelereng dalam botol lewat lipatan kertas secara estafet.

Selepas berkeliling ke pos-pos, dilanjutkan dengan kegiatan makan bersama dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Semoga dengan adanya kegiatan MeAN ini dapat menjadi motivasi untuk siswa/i supaya terus semangat belajar dan terus belajar, sadar akan kebersihan dan lebih peduli lagi terhadap lingkungan. Adapun untuk bpk/ibu gurunya supaya bisa selalu mengupgrade pengetahuan, meningkatkan kreativitas dan kepedulian lingkungan. Sedangkan untuk rekan-rekan GGD lain supaya bisa termotivasi untuk membuat kegiatan MeAN di daerah penempatannya masing-masing dan tetap menjaga serta mengeratkan tali persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika supaya dapat mewujudkan salah satu tujuan nasional yang diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 yakni “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.

InsyaAllah target kami GGD wilayah Bintan dan Provinsi Kepri akan selalu berkesinambungan untuk mengagendakan kegiatan MeAN setiap tahunnya secara bergilir di daerah penempatan rekan-rekan GGD lainnya (Mapur, Tambelan, Mantang, Numbing, Kelong).

Suport dari berbagai pihak terutama dari dinas setempat tentunya akan menjadi “pemantik” yang dapat menyulut semangat kami para GGD untuk selalu menginisiasi kegiatan-kegiatan peduli pendidikan dan sosial di lingkungan dimana kami berada.(Anggi Perdana, S.Pd./GGD Kepri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *