Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Danish Dutch English French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish

Cari Arsip Berita

Siswa SMKN 1 Batam, Rakit Laptop dan LCD Proyektor

BATUAJI -- Kemampuan pelajar Indonesia dalam membuat produk berteknologi patut diacungi jempol. Setelah para siswa SMK di Surakarta berhasil merakit mobil Kiat Esemka, di Batam murid SMKN 1 jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) juga unjuk kebolehan dengan merakit 161 unit laptop dan juga 64 LCD proyektor yang berkualitas dan layak jual.

 

Kepala Sekolah SMKN 1 Batam, Deden Suranda menyatakan, laptop dan LCD proyektor tersebut merupakan rakitan siswa kelas I-II dan III jurusan TKJ.  Kini, laptop dan proyektor tersebut sudah tersebar ke seluruh SMK yang ada di Provinsi Kepri. Penyebaran itu setelah masing-masing kepala sekolah SMK se-Kepri datang menjemput langsung produk rakitan karya siswa SMKN 1 Batam, pada akhir Desember 2011 lalu.

"Ini merupakan hasil perakitan tahap II. Hasilnya, LCD proyektor dibagikan untuk seluruh SMK di Kepri," ujar Deden kepada wartawan saat ditemui di SMKN 1 di Batuaji, Jumat (6/1).

Ahmad, Wakil Kepala Sekolah dan Bagian Humas SMKN 1 Batam menambahkan, masih ada bagian kedua perakitan LCD proyektor, personal computer (PC), netbook dan laptop. Saat ini sedang berjalan dan diselesaikan para siswa SMKN 1 Batam.

"Ada sekitar 28 unit LCD proyektor yang sedang dirakit dan 161 unit netbook, PC serta laptop. Ini nantinya akan dibagikan untuk wilayah Batam saja," imbuhnya.

Seluruh LCD maupun PC dan laptop tersebut, lanjutnya, merupakan bantuan Direktorat Pendidikan Pusat. Pihak Direktorat sengaja mengirimkan barang belum jadi untuk selanjutnya dirakit siswa sebagai bahan prakteknya.
Dengan bantuan-bantuan seperti itu, umumnya SMK-SMK yang ada di Kepri khususnya Batam sudah memiliki LCD proyektor. Di SMKN 1 Batuaji saja, hampir semua ruang belajar dan workshop menggunakan LCD proyektor.

Sedangkan PC dan laptop yang dirakit tersebut akan dijual baik secara cash maupun kredit. Yang kredit bisa dibayar beberapa kali dan bunganya kecil.

"Guru-guru kita umumnya pakai laptop rakitan siswa di sini. Jadi, tak ada lagi guru di sini yang tak punya laptop. Mereka juga mengajar sudah pakai proyektor," tambahnya.

Menurut Ahmad, penggunaan alat-alat canggih seperti itu sangat mendukung dunia pendidikan terutama SMK teknologi seperti SMKN 1 Batuaji. Siswanya pun kini melek dengan alat terbaru dan sudah bisa mengoperasikan serta merakitnya. (zaki setiawan)

haluankepri