Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Danish Dutch English French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish

Cari Arsip Berita

Siswa SD Perlu Kenal Robot

Siswa sekolah dasar perlu mengenal robot. Hal itu dikatakan dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Iswanto, Jumat (13/1/2012), di Yogyakarta. Menurutnya, dengan mengenal robot, siswa dapat menumbuhkan ketertarikan untuk mengembangkan robotika.

"Hal yang penting bagi siswa SD untuk mengenal robot. Dengan mengenalkan robot sejak dini, diharapkan mereka bisa tertarik dan terus mengembangkan kemampuannya dalam robotika," katanya.

Menurut dia, perkembangan teknologi yang begitu pesat menghadirkan banyak perlombaan robot, baik oleh universitas mau pun organisasi.

"Robot bisa dikembangkan untuk membantu aktivitas manusia. Salah satunya adalah untuk membantu manusia di dunia industri, kepolisian, dan rumah tangga," ujar Iswanto.

Ia mengatakan, robot dalam dunia industri bisa dimanfaatkan sebagai pengirim barang antarsatu departemen. Untuk kepolisian, robot bisa digunakan sebagai pengintai, sedangkan dalam rumah tangga, robot dapat digunakan untuk membantu berbagai kegiatan.

"Robot yang dimaksud adalah robot yang akan bergerak sesuai garis yang dibuat oleh manusia. Robot ini disebut robot line follower atau robot pengikut garis," jelasnya.

Iswanto menambahkan, motivasinyauntuk mengenalkan robot muncul saat mengetahui ada siswa SD yang mampu membuat line follower dengan tenaga alternatif, yakni tenaga solar cell.

"Jika terus dikenalkan, siswa SD dapat mengasah kemampuannya dalam robotika sehingga suatu saat akan ada robot buatan dalam negeri yang bisa membantu masyarakat dan berbagai institusi. Hal itu tentu akan sangat membanggakan," katanya.

Berkaitan dengan hal itu, kata dia, UMY menyelenggarakan pelatihan dan pengenalan robotika kepada guru dan kepala SD/MI se-Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang diikuti 100 orang peserta. Ia mengatakan, pelatihan kepada guru dan kepala SD/MI itu akan dilanjutkan dengan lokakarya yang diikuti para siswa. Ke depannya, akan ada pula pelatihan atau lokakarya untuk siswa yang tertarik robotika.

"Kegiatan selanjutnya akan dikemas dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kami akan membuat modul dengan harga yang terjangkau agar semua kalangan bisa belajar bersama," kata Iswanto.

 

edukasi kompas